5 Makanan Wajib di Hindari Bagi Pengidap ADHD

5 Makanan Wajib di Hindari Bagi Pengidap ADHD

Xukai – Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) adalah gangguan perkembangan neurologis yang di tandai dengan gejala-gejala seperti kesulitan untuk fokus, hiperaktif, dan impulsif.

Gejala-gejala ADHD dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari penderitanya, baik di sekolah, di tempat kerja, maupun di lingkungan sosial.

Salah satu cara untuk mengelola ADHD adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat. Beberapa makanan tertentu dapat memperburuk gejala, sehingga penting bagi penderita untuk menghindarinya.

Berikut adalah 5 makanan yang wajib di hindari bagi penderita ADHD:

  1. Gula

Gula dapat meningkatkan kadar dopamin di otak, yang dapat menyebabkan hiperaktif. Selain itu, gula juga dapat membuat penderita Attention deficit hyperactivity disorder menjadi lebih sulit untuk fokus.

  1. Kafein

Kafein dapat meningkatkan kegelisahan dan impulsivitas pada penderita ADHD. Selain itu, kafein juga dapat membuat penderita ADHD menjadi lebih sulit untuk tidur.

  1. Makanan olahan

Makanan olahan biasanya mengandung banyak gula, lemak, dan sodium. Kandungan-kandungan ini dapat memperburuk gejalanya.

  1. Makanan yang mengandung pewarna dan pengawet buatan

Pewarna dan pengawet buatan dapat menyebabkan reaksi alergi atau intoleransi pada penderitanya. Reaksi ini dapat memperburuk gejala ADHD.

  1. Alkohol

Alkohol dapat memperburuk gejalanya, terutama pada penderita Attention deficit hyperactivity disorder yang juga memiliki gangguan kecemasan atau depresi.

Penderita Attention deficit hyperactivity disorder sebaiknya mengganti makanan-makanan tersebut dengan makanan yang sehat dan bergizi. Beberapa makanan yang baik untuk penderita Attention deficit hyperactivity disorder antara lain:

  • Sayuran dan buah-buahan

Sayuran dan buah memiliki Kandungan yang sehat bagi penderita ADHD ini dapat membantu meningkatkan fokus dan mengurangi hiperaktif.

  • Protein

Protein dapat membantu meningkatkan fokus dan energi. Sumber protein yang baik untuk penderita Attention deficit hyperactivity disorder antara lain daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan.

  • Karbohidrat kompleks

Karbohidrat kompleks dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Sumber karbohidrat kompleks yang baik untuk penderita Attention deficit hyperactivity disorder antara lain nasi merah, roti gandum, dan oatmeal.

  • Lemak sehat

Lemak sehat dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Sumber lemak sehat yang baik untuk penderita Attention deficit hyperactivity disorder antara lain minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan.

Pola makan yang sehat dapat membantu penderita Attention deficit hyperactivity disorder untuk mengelola gejala nya dan meningkatkan kualitas hidupnya.

Baca Juga: Shindy dan Rendy Samuel Putuskan Berpisah

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *