Gaji Pengawas TPS Pemilu 2024 Dinilai Masih Rendah

Gaji Pengawas TPS Pemilu 2024 Dinilai Masih Rendah

Xukai Gaji pengawas TPS untuk Pemilu 2024 yang di tetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di nilai masih rendah. Hal ini di sampaikan oleh sejumlah pengamat pemilu di Medan, Sumatera Utara.

Menurut pengamat pemilu dari Universitas Sumatera Utara (USU), Hotman Saragih, gaji pengawas TPS yang hanya Rp750.000 per bulan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi, pengawas TPS harus bekerja selama 14 hari, mulai dari masa pemungutan suara hingga rekapitulasi suara.

“Pengawas TPS ini sangat rendah. Apalagi, mereka harus bekerja selama 14 hari. Ini sangat tidak adil,” kata Hotman.

Hal senada juga di sampaikan oleh pengamat pemilu dari Universitas Negeri Medan (Unimed), Hendra Pandjaitan. Ia menilai pengawas TPS yang hanya Rp750.000 per bulan akan membuat mereka tidak fokus dalam menjalankan tugasnya.

Gaji Pengawas TPS 2024

“Gaji yang rendah akan membuat pengawas TPS bekerja tidak maksimal. Mereka akan lebih memikirkan kebutuhan sehari-hari daripada fokus mengawasi pelaksanaan pemilu,” kata Hendra.

KPU sendiri telah menetapkan gaji pengawas TPS untuk Pemilu 2024 sebesar Rp750.000 per bulan. Gaji ini di berikan kepada pengawas TPS yang berasal dari masyarakat umum. Sementara itu, pengawas TPS yang berasal dari ASN mendapatkan gaji sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

KPU menilai gaji pengawas TPS yang hanya Rp750.000 per bulan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. KPU juga menjelaskan bahwa pengawas TPS juga akan mendapatkan uang transportasi dan uang makan.

Namun, sejumlah pengamat pemilu menilai pengawas TPS yang hanya Rp750.000 per bulan masih terlalu rendah. Mereka mendesak KPU untuk meningkatkan pengawas TPS agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal.

Baca Juga: Ganjar Pranowo: Menanggapi Perbedaan Hasil Survei 2023 dengan Sikap Positif dan Tindakan Antisipatif

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *