Pemkab Bogor Beri Akses Pada Masyarakat untuk Lapor Jalan Rusak Via Medsos

Pemkab Bogor Beri Akses Pada Masyarakat untuk Lapor Jalan Rusak Via Medsos

Xukai – Plt Gubernur Bogor Iwan Setiawan mengatakan peran media sosial (medsos) saat ini sangat penting. Media sosial dapat menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat kepada pemerintah.

“Makanya kita turun langsung, sekarang eranya terbuka, ada respon dari media sosial, ya kita tanggapi. Semua media sosial itu bebas dan langsung, dan tidak ada yang menghalangi,” kata Iwan kepada wartawan, mengutip Iwan, Kamis (25/25). 5/2023).

“Ini harus ditanggapi dan dijadikan inventarisasi bagaimana dan untuk siapa pembangunan, ini penilaian kita,” lanjutnya.

Iwan berjanji akan menanggapi pengaduan masyarakat melalui media sosial. Menurutnya, contoh nyata pengaduan yang berhasil melalui media sosial adalah kondisi jalan rusak di Lampung beberapa waktu lalu.

“Media sosial tidak boleh dianggap remeh. Orang yang mengatakan tidak boleh dianggap politis, tidak boleh mengontrol. Misalnya di Lampung, ini karena media sosial itu konkrit. Kalau sekali menerima aspirasi dari masyarakat, silakan lanjutkan” .

Selain jalan yang terdampak, kata Iwan, masyarakat bisa saja mengeluhkan hal lain.

Ditambahkannya, “Walaupun pada dasarnya ada Jalan Musrinbang, kenapa masyarakat masih merusak jalan, merusak gedung sekolah, dan masih banyak sampah dan pekerjaan rumah, ini respon sebagai aspirasi masyarakat, dan ini menjadi prioritas.”

Jalan rusak semakin banyak dikeluhkan warga

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Ahmed Fatuni, menanggapi jalan rusak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), yang mencapai 340 kilometer (km). Ia mengatakan, jalan rusak merupakan masalah yang dikeluhkan sebagian besar masyarakat.

“Kondisi fisik di lapangan juga menegaskan hal itu. Jalan rusak menjadi salah satu keluhan yang paling banyak dikeluhkan warga Kabupaten Bogor,” kata Fatuni, Rabu (24/5).

Hal itu menurutnya disampaikan pada saat Laporan Pernyataan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati dengan Dinas PUPR Kabupaten Bogor Tahun 2022. Fatoni mengatakan saat itu target perbaikan jalan pada 2022 sebesar 83,20 persen.

“Dari target itu, kurang dari 80 persen yang tercapai,” jelasnya.

Baca Juga: Menteri Luar Negeri Angkat Bicara Soal Isu Rasisme yang Menimpa Vinicius

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *