Pengertian Politik Bebas Aktif Berserta Tujuannya

Pengertian Politik Bebas Aktif Berserta Tujuannya

Xukai – pengertian Politik bebas aktif menekankan pada pentingnya dialog, diplomasi, dan kerjasama internasional untuk mencapai perdamaian dan stabilitas dunia. Negara yang mengadopsi politik bebas aktif cenderung terlibat dalam diplomasi multilateral, berpartisipasi dalam organisasi internasional, dan berusaha memainkan peran aktif dalam mediasi konflik.

Namun, penting untuk dicatat bahwa implementasi politik bebas aktif dapat berbeda-beda tergantung pada konteks politik, kepentingan nasional, dan perkembangan hubungan internasional yang sedang terjadi.

Pengertian Politik Bebas Aktif

Politik bebas aktif adalah pendekatan yang diadopsi oleh suatu negara atau pemerintahan dalam hubungan internasional di mana mereka menjunjung tinggi prinsip kemerdekaan, non-blok, dan mengutamakan kepentingan nasional serta mengambil sikap netral dalam konflik antara negara-negara besar. Prinsip politik bebas aktif pertama kali di perkenalkan oleh presiden Indonesia pertama, Soekarno, pada Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada tahun 1955.

Dalam politik bebas aktif, negara-negara yang menganut pendekatan ini berusaha untuk mempertahankan kemerdekaan dan tidak terjebak dalam aliansi militer yang mengikat atau bergantung pada satu kekuatan besar tertentu. Mereka berupaya menjaga hubungan baik dengan semua negara tanpa memihak pada blok tertentu.

Tujuan Politik Bebas Aktif

Tujuan politik bebas aktif adalah sebagai berikut:

1. Kedaulatan dan Kemerdekaan Nasional

Politik bebas aktif bertujuan untuk mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan nasional suatu negara. Dalam pendekatan ini, negara berusaha menjaga independensinya dan tidak terjebak dalam ketergantungan pada kekuatan besar atau aliansi militer yang mengikat.

2. Perdamaian dan Keamanan Dunia

Politik bebas aktif bertujuan untuk menciptakan perdamaian dan keamanan dunia melalui dialog, diplomasi, dan kerjasama internasional. Dengan mempertahankan sikap netral dalam konflik antara negara-negara besar, negara yang menganut politik bebas aktif berupaya untuk menjadi mediator dan penghubung dalam penyelesaian konflik.

3. Penguatan Solidaritas dan Kerjasama Antarbangsa

Politik bebas aktif berusaha membangun solidaritas dan kerjasama antarbangsa dengan negara-negara lain, terutama negara-negara berkembang. Prinsip non-blok dalam politik bebas aktif menekankan pentingnya hubungan yang adil dan saling menguntungkan di antara negara-negara tersebut.

4. Mengutamakan Kepentingan Nasional

Politik bebas aktif mengedepankan kepentingan nasional suatu negara sebagai prioritas utama. Dalam mengadopsi sikap netral dan tidak terikat pada aliansi militer tertentu, negara yang menganut politik bebas aktif berupaya melindungi dan memajukan kepentingan nasionalnya.

5. Menghadapi Imperialisme dan Kolonialisme

Politik bebas aktif memiliki tujuan untuk melawan imperialisme dan kolonialisme yang mengancam kedaulatan dan kemerdekaan negara-negara berkembang. Pendekatan ini mengadvokasi persamaan hak, keadilan, dan kesejahteraan bagi semua bangsa.

6. Partisipasi Aktif dalam Diplomasi Internasional

Politik bebas aktif mendorong partisipasi aktif suatu negara dalam diplomasi internasional, seperti melalui kerjasama multilateral dan partisipasi dalam organisasi internasional. Negara yang mengadopsi politik bebas aktif berusaha untuk memainkan peran aktif dalam mencapai solusi yang adil dan damai dalam isu-isu global.

Tujuan politik bebas aktif dapat berbeda-beda tergantung pada konteks dan kepentingan nasional suatu negara. Namun, tujuan-tujuan di atas mencerminkan pandangan umum yang di inginkan dalam mengadopsi pendekatan politik bebas aktif.

Baca Juga: Petani Jateng Deklarasikan Anies Baswedan Jadi Capres 2024

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *